ABSTRACT Environmental literacy is an essential competency that students need to develop in order to understand environmental issues and actively participate in environmental conservation efforts. However, students’ environmental literacy skills still need improvement through the implementation of innovative and student centered learning models. This study aimed to analyze the improvement of environmental literacy skills through the implementation of a STEAM-based Problem-Based Learning (PBL) model on renewable energy topics. This study employed a quasi-experimental method using a nonequivalent control group design. The research sample consisted of 35 students in the experimental class and 32 students in the control class. Data were collected through an environmental literacy test administered as a pretest and posttest. The data were analyzed using normality and homogeneity tests, paired sample t-test, and N-Gain analysis. The results showed that students’ environmental literacy skills improved after participating in learning activities using the STEAM-based PBL model. The average score in the experimental class increased from 52,06 to 82,30, with an N-Gain score of 0,64 categorized as moderate, while the control class obtained an N-Gain score of 0,12 categorized as low. The paired-sample t-test showed a significant difference between the pretest and posttest scores. Improvements in the experimental class were observed in the cognitive aspect (N-Gain 0.71), affective aspect (0.70), and behavioral aspect (0.51). Thus, the STEAM-based PBL model was proven to improve students’ environmental literacy skills. ABSTRAK Kemampuan literasi lingkungan merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki peserta didik untuk memahami berbagai permasalahan lingkungan dan berpartisipasi dalam upaya pelestariannya. Namun, kemampuan literasi lingkungan peserta didik masih perlu ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran inovatif dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan literasi lingkungan melalui penerapan model PBL berbasis STEAM pada materi energi terbarukan. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan Noequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 35 peserta didik pada kelas eksperimen dan 32 peserta didik pada kelas kontrol. Pengumpulan data digunakan dengan menggunakan tes literasi lingkungan dalam bentuk pretest dan posttest. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji t berpasangan, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi lingkungan peserta didik mengalami peningkatan setelah diberikan perlakuan menggunakan model PBL berbasis STEAM. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 52,06 menjadi 82,30 dengan skor N-Gain sebesar 0,64 dengan kategori sedang. Sementara, pada kelas kontrol memperoleh skor N-Gain sebesar 0,12 dengan kategori rendah. Hasil uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Peningkatan pada kelas eksperimen terjadi pada aspek kognitif (N-Gain 0,71), afektif (0,70), dan behavior (0,51). Dengan demikian, model PBL berbasis STEAM terbukti mampu meningkatkan kemampuan literasi lingkungan peserta didik.
Copyrights © 2026