ABSTRACT Students’ learning motivation in Pendidikan Al-Islam remains a concern when the learning process is dominated by conventional methods that provide limited opportunities for active student participation. This condition requires an interactive and student-centered learning model, particularly for the Fiqh of Funeral Care material, which requires attention and active involvement. This study aimed to analyze the improvement of students’ learning motivation through the implementation of the cooperative learning model Make a Match. This Classroom Action Research (CAR) was conducted at SMA Muhammadiyah 4 Porong on February 3, 2026, involving eleventh-grade students. The study employed the Kemmis and McTaggart model in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through activity and learning motivation observation sheets and motivation questionnaires, then analyzed using qualitative and quantitative descriptive approaches. The results showed that the initial condition of learning motivation was in the low category across all indicators, namely interest and attention, activity and participation, courage and self-confidence, as well as persistence and group cooperation. In Cycle I, interest and attention increased to the high category, activity and participation as well as persistence and cooperation were in the moderate category, while courage and self-confidence remained in the low category. Following improvements in Cycle II through strengthened game rules, guidance, and management of Make a Match activities, interest and attention reached the very high category, while the other three indicators reached the high category. Thus, the implementation of the Make a Match model was effective in improving students’ learning motivation in Pendidikan Al-Islam learning, particularly in the Fiqh of Funeral Care material. ABSTRAK Motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Al-Islam masih menjadi persoalan ketika proses pembelajaran didominasi metode konvensional yang kurang melibatkan peserta didik secara aktif. Kondisi tersebut memerlukan model pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada peserta didik, khususnya pada materi Fikih Perawatan Jenazah yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 4 Porong pada 3 Februari 2026 dengan melibatkan peserta didik kelas XI. Penelitian menggunakan model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas dan motivasi belajar serta angket motivasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal motivasi belajar berada pada kategori rendah pada seluruh indikator, yaitu minat dan perhatian, keaktifan dan partisipasi, keberanian dan percaya diri, serta ketekunan dan kerja sama kelompok. Pada Siklus I, minat dan perhatian meningkat menjadi kategori tinggi, keaktifan dan partisipasi serta ketekunan dan kerja sama berada pada kategori sedang, sedangkan keberanian dan percaya diri masih dalam kategori kurang. Setelah perbaikan tindakan pada Siklus II melalui penguatan aturan permainan, bimbingan, dan pengelolaan aktivitas Make a Match, minat dan perhatian mencapai kategori sangat tinggi, sedangkan tiga indikator lainnya mencapai kategori tinggi. Dengan demikian, penerapan model Make a Match efektif meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Al-Islam materi Fikih Perawatan Jenazah.
Copyrights © 2026