Pengembangan potensi lokal di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, khususnya melalui usaha rajut, masih menghadapi kendala berupa keterbatasan inovasi produk, pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, pemasaran digital, dan penguatan kelembagaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok perempuan dalam produksi dan pengelolaan usaha rajut, mendorong keterlibatan pemuda dalam pemasaran digital, serta memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penguatan kelembagaan, serta monitoring dan evaluasi. Program meliputi inovasi produk rajut, manajemen keuangan sederhana, pemasaran digital, dan integrasi usaha ke dalam BUMDes. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan dalam inovasi produk, pengelolaan keuangan, penentuan harga, dan promosi digital, serta meningkatnya kolaborasi antara kelompok perempuan, pemuda, pemerintah desa, dan BUMDes. Keberlanjutan pendampingan diperlukan untuk memperkuat daya saing dan kemandirian usaha rajut sebagai potensi ekonomi lokal desa.
Copyrights © 2026