Desa Made, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang memiliki potensi wisata berupa tujuh sendang bersejarah, tradisi budaya dan kesenian tetapi belum dikelola secara optimal akibat rendahnya partisipasi masyarakat dan belum aktifnya kelembagaan Pokdarwis. Kondisi tersebut mendorong Tim PPK Ormawa BEM FISIPOL UNESA membentuk Rumah Made (Ruang Maju Bersama Made) sebagai wadah pemberdayaan dan kolaborasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan perencanaan partisipatif, inkubasi kapasitas, serta digitalisasi dan pendampingan. Kegiatan melibatkan Pokdarwis, Karang Taruna, pelaku UMKM, komunitas budaya, dan masyarakat Desa Made. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya Rumah Made sebagai wadah koordinasi masyarakat serta terlaksananya penguatan kapasitas melalui pelatihan manajerial dan pemasaran digital. Meskipun keterlibatan pemuda dan pengelolaan digital masih perlu diperkuat, Rumah Made menjadi langkah awal dalam membangun pengelolaan desa wisata yang partisipatif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026