Permukiman swadaya memiliki peran penting dalam menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan. Namun, keterbatasan sumber daya dan pengetahuan teknis menyebabkan munculnya rumah tidak layak huni (RTLH) yang berpotensi menurunkan kualitas hidup. Sebagian besar masyarakat di Indonesia tinggal di rumah milik sendiri yang dibangun secara swadaya dan tidak selalu memenuhi standar rumah sehat terutama yang layak dan mendukung produktifitas. Kondisi ini menimbulkan berbagai risiko seperti pencahayaan dan penghawaan yang buruk, lantai yang licin, yang berakibat pada kurang amannya hunian untuk mendukung keseharian lansia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan rancangan hunian layak huni bagi warga Kelurahan Ngagel yang sudah terdaftar dalam calon penerima bantuan program Dandan Omah. Program oleh Pemerintah Kota Surabaya ini bertujuan untuk mengurangi angka RTLH di Kota Surabaya. Hasil dari kegiatan berupa rancangan perbaikan RTLH dengan penerapan prinsip rumah sehat ramah lansia yang sudah disesuaikan dengan anggaran pemerintah. Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan.
Copyrights © 2026