Tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia, yang mencapai 278.564 kasus hingga Agustus 2024, menegaskan urgensi penerapan manajemen risiko yang sistematis di berbagai sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai potensi bahaya dan menganalisis efektivitas pengendalian risiko menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) serta Job Safety Analysis (JSA) melalui tinjauan literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain literatur review terhadap 15 artikel ilmiah bertema K3. Dari hasil literatur review yang saya lakukan, teridentifikasi berbagai kategori bahaya mulai dari fisik, mekanik, elektrik, hingga biologi pada sektor manufaktur, konstruksi, pertambangan, dan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja sebelum pengendalian memiliki tingkat risiko sedang hingga tinggi. Namun, setelah dilakukan rekomendasi pengendalian berdasarkan hierarki kontrol, tingkat risiko berhasil diturunkan secara signifikan menjadi kategori rendah yang dapat diterima perusahaan. Dari jurnal sebelumnya, saya menyimpulkan bahwa keberhasilan mitigasi risiko sangat bergantung pada kedisiplinan pekerja dalam mematuhi SOP dan konsistensi pengawasan manajemen. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis sebagai referensi dalam meningkatkan standar keselamatan kerja di industri guna mencapai target zero accident.
Copyrights © 2026