Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur kerja serta pengendalian potensi bahaya pada pekerjaan maintenance dan perbaikan komponen alat berat melalui pendekatan literature review. Perkembangan industri yang melibatkan penggunaan alat berat meningkatkan potensi risiko kecelakaan kerja, khususnya pada aktivitas maintenance dan perbaikan komponen. Risiko tersebut muncul akibat kompleksitas pekerjaan, interaksi manusia dengan mesin, serta paparan bahan berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur kerja serta pengendalian potensi bahaya pada pekerjaan maintenance alat berat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui literature review dengan memanfaatkan data sekunder dari jurnal ilmiah terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Analisis dilakukan menggunakan pendekatan HIRADC dan Job Safety Analysis (JSA) untuk mengidentifikasi bahaya dan menentukan pengendalian yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya utama meliputi bahaya mekanik (40%), kimia (25%), ergonomi (20%), dan kebakaran (15%), dengan bahaya mekanik sebagai risiko paling dominan. Pengendalian risiko dilakukan melalui hirarki pengendalian, namun implementasi di lapangan masih didominasi oleh pengendalian administratif dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prosedur kerja yang sistematis serta pengendalian bahaya yang mengacu pada hirarki pengendalian secara menyeluruh dapat menurunkan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan kerja pada aktivitas maintenance alat berat.
Copyrights © 2026