Kesiapsiagaan dan tanggap darurat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan komponen krusial dalam upaya meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan dampak bencana, khususnya kebakaran, di lingkungan kerja. Meskipun berbagai regulasi dan pedoman telah ditetapkan, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan implementasi di lapangan, di mana sebagian besar penelitian cenderung berfokus pada hubungan antar variabel tanpa mengkaji secara mendalam bagaimana prosedur tanggap darurat dijalankan secara nyata, terutama dalam proses evakuasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan prosedur tanggap darurat dalam proses evakuasi guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai tingkat kesiapsiagaan serta efektivitas implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik observasi dan wawancara, sehingga memungkinkan peneliti mengidentifikasi kondisi aktual, hambatan, serta kesesuaian antara prosedur yang ditetapkan dengan praktik di lapangan. Hasil penelitian diharapkan dapat mengungkap tingkat kepatuhan terhadap prosedur, efektivitas koordinasi, serta kesiapan sumber daya dalam mendukung proses evakuasi yang aman dan cepat. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem K3 yang lebih aplikatif dan berorientasi pada peningkatan keselamatan kerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026