Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam lingkungan kerja yang berpengaruh terhadap kenyamanan visual, kesehatan, keselamatan, dan produktivitas pekerja. Intensitas cahaya yang tidak sesuai dengan standar dapat menyebabkan berbagai gangguan seperti kelelahan mata, sakit kepala, stres visual, menurunnya konsentrasi, hingga meningkatnya risiko kesalahan dan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas cahaya terhadap kenyamanan visual pekerja pada perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja pada area kerja perusahaan, sedangkan pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran intensitas cahaya menggunakan lux meter serta penyebaran kuesioner untuk mengetahui tingkat kenyamanan visual pekerja. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui hubungan antara intensitas cahaya dan kenyamanan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar area kerja memiliki tingkat pencahayaan di bawah standar yang ditetapkan, yaitu ≤300 lux pada ruang kerja tertentu. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian besar pekerja mengalami keluhan berupa kelelahan mata, pandangan kabur, dan kesulitan berkonsentrasi saat bekerja. Hasil analisis juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara intensitas cahaya dengan kenyamanan visual pekerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan perbaikan sistem pencahayaan sesuai standar untuk meningkatkan kenyamanan visual, keselamatan kerja, serta produktivitas pekerja secara optimal.
Copyrights © 2026