Kinerja pegawai pada lembaga pemerintah daerah banyak ditentukan oleh sejumlah aspek manajerial, antara lain tingkat kedisiplinan, kualitas budaya kerja, dan dorongan motivasional yang dimiliki setiap individu. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh disiplin kerja, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kediri. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausal (ex post facto). Seluruh populasi sebanyak 47 pegawai dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang disebarkan secara daring. Data kemudian diolah dengan analisis regresi linier berganda berbantuan program SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan budaya organisasi masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial, sementara motivasi kerja tidak terbukti berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel bebas tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 84,8 persen. Temuan ini mengisyaratkan bahwa penguatan disiplin dan budaya kerja menjadi langkah yang lebih relevan dibandingkan pemberian motivasi semata dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan BKPSDM Kabupaten Kediri.
Copyrights © 2026