Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya pemahaman siswa mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) akibat terbatasnya media pembelajaran serta tergesernya permainan tradisional oleh game online mendorong pentingnya pengembangan media EDUMAS berbasis permainan tradisional egrang batok untuk menciptakan pembelajaran PJOK yang interaktif, kontekstual, dan bernilai budaya di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengetahui kualitas serta kelayakan media pembelajaran EDUMAS berbasis permainan tradisional pada materi PHBS mata pelajaran PJOK kelas III sekolah dasar. Penelitian menggunakan model ADDIE yang dikembangkan oleh Branch dengan subjek uji coba satu guru PJOK dan 12 siswa kelas III SD Negeri Pingit. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli serta angket respon guru dan siswa. Kemudian data yang sudah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan rumus skala likert untuk hasil penilaian para ahli dan respon guru. Sedangkan penilaian siswa dianalisis dengan menggunakan rumus skala guttman. Hasil validasi menunjukkan skor 88% (ahli media), 94% (ahli materi), dan 84% (ahli pembelajaran) dengan rata-rata 89% berkategori sangat baik. Respon guru sebesar 91% dan siswa 93% juga berkategori sangat baik. Dengan demikian, media EDUMAS dinyatakan layak sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan pada materi makanan sehat dan PHBS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026