Bandung Conference Series: Pharmacy
285 - 294

Pola Penggunaan Obat pada Lansia Gagal Jantung Kongesti di RS X Bandung

Zahra Aurelia Chendra (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Suwendar Suwendar (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Umi Yuniarni (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Heart failure is a cardiovascular disease commonly occurring in older adults and is often accompanied by comorbidities, making treatment more complex. This study aimed to determine the drug utilization patterns, rationality of drug use, and treatment patterns among patients with heart failure and comorbid hypertension and type 2 diabetes mellitus at hospital X Bandung from January to December 2025. This study employed a descriptive observational design with a retrospective approach. Sampling was conducted using non-probability sampling with a total sampling method, resulting in 120 patients who met the inclusion criteria. The results showed that most patients were aged 55–65 years (53%) and were male (58%). The most common comorbidities were hypertension (33%) and type 2 diabetes mellitus (8%). Bisoprolol was the most frequently used drug, followed by furosemide, aspirin, atorvastatin, spironolactone, and sacubitril/valsartan. Most patients received combination therapy, with a five-drug combination being the most frequently used regimen. Abstrak. Gagal jantung merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang banyak terjadi pada lansia dan sering disertai komorbid sehingga terapi menjadi lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan mengetahui pola penggunaan obat, rasionalitas penggunaan obat, serta pola terapi pada pasien gagal jantung dengan komorbid hipertensi dan diabetes melitus tipe 2 di RS X Bandung periode Januari–Desember 2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling menggunakan metode total sampling, sehingga diperoleh 120 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan pasien terbanyak berusia 55–65 tahun (53%) dan berjenis kelamin laki-laki (58%). Komorbid terbanyak adalah hipertensi (33%) dan diabetes melitus tipe 2 (8%). Bisoprolol merupakan obat yang paling banyak digunakan, diikuti furosemid, aspirin, atorvastatin, spironolakton, dan sacubitril/valsartan. Sebagian besar pasien menerima terapi kombinasi, dengan kombinasi lima jenis obat sebagai regimen yang paling banyak digunakan.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...