Bandung Conference Series: Pharmacy
311 - 320

Pola Peresepan Obat Pasien Gagal Jantung Kongestif RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

Muhammad Ilham Al Ghifari (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Bambang Tri Laksono (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Andrian Hoerul Anwar (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Heart failure is a leading cause of global morbidity and mortality, presenting a significant burden on healthcare systems. The complexity of pharmacological therapy for chronic heart failure requires systematic evaluation to ensure clinical effectiveness and medication adherence. This study aims to evaluate the prescribing patterns of primary and adjunctive drugs based on demographic characteristics in congestive heart failure patients at Dr. Hasan Sadikin General Hospital Bandung in the 2025 period. This research is a descriptive observational study with a retrospective cross-sectional design. Samples were obtained through a total sampling technique from the medical records of outpatient cases (ICD-10: 150.0) for the January-December 2025 period. Out of 258 samples, patients were predominantly male (60.85%) and aged 45-64 years (55.04%). The primary heart failure drug prescribing pattern was dominated by diuretics (36.83%) and beta-blockers (25.93%), with the main active ingredients being spironolactone, furosemide, and bisoprolol. Meanwhile, the adjunctive drug prescribing pattern was mostly dominated by antiplatelets (30.84%), statin antidyslipidemics (27.44%), and PPI gastroprotectors (14.12%). Abstrak. Gagal jantung merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global yang memberikan beban signifikan pada sistem pelayanan kesehatan. Kompleksitas terapi farmakologis untuk gagal jantung kronis memerlukan evaluasi sistematis untuk memastikan efektivitas klinis dan kepatuhan pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pola peresepan obat utama dan obat penunjang berdasarkan karakteristik demografi pada pasien gagal jantung kongestif di RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung periode 2025. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan desain cross-sectional retrospektif. Sampel diambil melalui teknik total sampling dari rekam medis pasien rawat jalan (ICD-10: 150.0) periode Januari hingga Desember 2025. Dari 258 sampel, pasien paling banyak adalah laki-laki (60,85%) dan kelompok usia 45–64 tahun (55,04%). Pola peresepan obat gagal jantung utama didominasi golongan diuretik (36,83%) dan beta bloker (25,93%), dengan zat aktif utama spironolakton, furosemide, dan bisoprolol. Sementara itu, pola peresepan obat penunjang terbanyak didominasi oleh golongan antiplatelet (30,84%), antidislipidemia statin (27,44%), dan gastroprotektor PPI (14,12%).

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...