Bandung Conference Series: Pharmacy
621 - 628

Formulasi Nanoemulgel dari Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea balsamifera L.)

Wulandari Sri Wijaya (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Budi Prabowo Soewondo (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Hanifa Rahma (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Sembung leaves (Blumea balsamifera L.) contain flavonoid compounds with antioxidant potential to counteract free radicals. This study aims to obtain the optimum nanoemulsion formula using a 2² factorial design and formulate it into a nanoemulgel preparation. The extract was obtained through 70% ethanol maceration with a yield of 17.71% and a total flavonoid content of 35.1 mgQE/g. Nanoemulsion optimization used olive oil as the oil phase with variations in Tween 80 and PEG 400 concentrations. Results showed the optimum nanoemulsion formula (F8) utilized 40% Tween 80 and 20% PEG 400, achieving a transmittance value of 94.083 ± 0.016%. The optimum nanoemulgel (F8b) incorporated 0.8% Carbopol 940 as a gelling agent. Physical characterization of F8b revealed a clear yellow-green, homogeneous appearance, pH 6.10 ± 0.04, viscosity 6232 ± 53.78 cPs with pseudoplastic flow, and a spreadability of 6.0 ± 0.06 cm. The preparation proved thermodynamically stable through heating-cooling and freeze-thaw tests. In conclusion, the sembung leaf ethanol extract nanoemulgel meets the physical parameters required for topical preparations. Abstrak. Daun sembung (Blumea balsamifera L.) mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksdian untuk menagkal radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula optimum nanoemulsi melalui desain factorial 2² dan memformulasikannya menjadi sediaan nanoemulgel. Ekstrak diperoleh melalui maserasi etanol 70% dengan rendemen 17,71% dan kadar flavonoid total 35,1 mgQE/g. optimasi nanoemulsi menggunakan minyak zaitun sebagai fase minyak dengan variasi konsentrasi Tween 80 dan PEG 400. Hasil penelitian menunjukan formula nanoemulsi optimum (F8) menggunakan 40% Tween 80 dan 20% PEG 400 dengan nilai transmitansi 94,083  0,016%. Sediaan nanoemulgel optimum (F8b) menggunakan 0,8% karbopol 940 sebagai gelling agent. Karakteristik fisik sediaan F8 (b) menunjukan penampilan jernih kuning-kehijauan, homogen, pH 6,10  0,04, viskositas 6232  53,78 cPs dengan aliran pseudoplastis, serta daya sebar 6,0  0,06 cm. Sediaan terbukti stabil secara termodinamik melalui uji heating-cooliing dan freez-thaw. Kesimpulannya, nanoemulgel ekstrak daun sembung memenuhi parameter fisik yang dipersyaratkan untuk sediaan topikal.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...