Bandung Conference Series: Pharmacy
789 - 798

Optimasi Sintesis Nanopartikel Tembaga (CuNPs) Menggunakan Bioreduktor Daun Katuk

Nasywa Qurrotul Aini (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Hilda Aprilia Wisnuwardhani (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Bertha Rusdi (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Synthesis of copper nanoparticles (CuNPs) using green synthesis method is an environmentally friendly alternative that utilizes natural bioreductors from plants. This study aims to synthesize and characterize CuNPs by utilizing the secondary metabolite content of Sweet leaf bush extract (Sauropus androgynus(L.)Merr) such as flavonoids, polyphenols and saponins as reducing agents and stabilizers. The success of CuNPs formation is indicated by the results of UV-Vis spectrophotometry which shows a specific absorption peak of Surface Plasmon Resonance (SPR) at a wavelength of 653 nm. FTIR analysis shows a shift in the O-H functional group band to 3114.62cm-1 and the emergence of a new C-O band at 1095.46 cm-1, proving the attachment of phytochemical compounds to the surface of nanoparticles. Measurements using PSA produce an average particle size of 111.3 nm with an average PDI of 0.2132. The particle size exceeds the ideal range due to the high precursor concentration and the occurrence of slight aggregation. Based on the research results, the Sweet Leaf bushextract used still requires optimization to produce smaller nanoparticle sizes for CuNPs synthesis using the green synthesis method. Abstrak. Sintesis nanopartikel tembaga (CuNPs) menggunakan metode green synthesis menjadi alternatif yang ramah lingkungan yang memanfaatkan bioreduktor alami dari tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi CuNPs dengan memanfaatkan kandungan metabolit sekunder sari ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus(L.)Merr) seperti flavonoid, polifenol dan saponin sebagai agen pereduksi sekaligus penstabil. Keberhasilan pembentukan CuNPs ditandai dengan hasil spektrofotometri UV-Vis yang menunjukkan puncak serapan spesifik Surface Plasmon Resonance (SPR) pada panjang gelombang 653 nm. Analisis FTIR menunjukkan pergeseran pita gugus fungsi O-H menjadi 3114,62cm-1 dan munculnya pita baru C-O pada 1095,46 cm-1, membuktikan keterikatan senyawa fitokimia pada permukaan nanopartikel. Pengukuran menggunakan PSA menghasilkan rata-rata ukuran partikel sebesar 111,3 nm dengan rata-rata PDI 0.2132. Ukuran partikel tersebut melebihi rentang ideal akibat konsentrasi prekursor yang tinggi dan terjadinya sedikit agregasi. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun katuk yang digunakan masih perlu dilakukan optimasi untuk menghasilkan ukuran nanopartikel yang lebih kecil dalam sintesis CuNPs melalui metode green synthesis.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...