Penelitian ini sasarannya untuk meneliti pengaruh dari beban kerja, burnout, dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan di Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Sidorejo, Sawahan. Pendekatan penelitian yang diaplikasikan yakni mekanisme kuantitatif dengan metode sensus, melibatkan seluruh populasi karyawan dapur sebagai responden. Analisis eviden dijalankan melalui mekanisme regresi linier berganda dengan asistensi perangkat lunak SPSS. Pengaruh penelitian menampakkan bahwa beban kerja berpengaruh postif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sebaliknya burnout berpengaruh negatif dan signifikan. Namun, kompetensi sumber daya manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kebaruan penelitian ini terletak pada konteks unik dapur program sosial pemerintah yang menampakkan bahwa beban kerja, jika kendalikan secara sepadan, dapat berfungsi sebagai pendorong produktivitas, berbeda dengan penemuan pada sektor komersial yang umumnya bersifat negatif.
Copyrights © 2026