Latar Belakang: Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan infeksi nosokomial pada pasien pengguna ventilator mekanik di ICU yang meningkatkan lama rawat inap dan risiko mortalitas. Pencegahan VAP dilakukan melalui penerapan bundle pencegahan VAP secara konsisten oleh tenaga kesehatan. Tujuan: Mengetahui hubungan kepatuhan tenaga kesehatan dalam penerapan bundle pencegahan VAP dengan kejadian VAP di ICU RS Bhayangkara Palangka Raya Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 30 pasien pengguna ventilator dan 25 tenaga kesehatan yang dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil: Sebanyak 19 pasien (63,3%) mendapatkan pelayanan dari tenaga kesehatan yang patuh dalam penerapan bundle pencegahan VAP, sedangkan 11 pasien (36,7%) dari tenaga kesehatan yang tidak patuh. Sebagian besar pasien tidak mengalami VAP, yaitu 20 pasien (66,7%), sedangkan 10 pasien (33,3%) mengalami VAP. Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan tenaga kesehatan dengan kejadian VAP (p-value=0,010). Kesimpulan: Kepatuhan tenaga kesehatan dalam menerapkan bundle pencegahan VAP berhubungan signifikan dengan penurunan kejadian VAP pada pasien pengguna ventilator.
Copyrights © 2026