Perkembangan teknologi komunikasi memberikan kemudahan bagi anak dalam memperoleh hiburan dan informasi melalui media digital, salah satunya YouTube Kids. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial dan menimbulkan reaksi emosional ketika penggunaan dibatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi orangtua dalam mengurangi penggunaan YouTube Kids pada anak kelas 1 SD Negeri 119 Pekanbaru Kecamatan Rumbai Pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan dengan menggunakan Family Communication Patterns Theory yang mencakup orientasi percakapan dan orientasi konformitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orangtua menerapkan komunikasi terbuka dan dua arah, memberikan penjelasan secara edukatif, melakukan pendampingan dan pengawasan, membatasi durasi penggunaan, memilih konten sesuai usia, serta menerapkan aturan dan konsekuensi secara tegas dan konsisten. Strategi tersebut membantu anak memahami alasan pembatasan dan secara bertahap menyesuaikan diri terhadap aturan penggunaan media digital.
Copyrights © 2026