Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Hubungan Posisi Kerja dan Postur Pelvic dengan Risiko Musculoskeletal Disorders pada Karyawan Pabrik Konveksi Perempuan

Nevita Lutfia Ningrum (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)
Asyhara Naela Arifin (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)
Rizky Wulandari (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
25 Aug 2026

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) telah berkembang menjadi krisis kesehatan global yang memengaruhi 1,71 miliar orang di dunia (WHO) dan menjadi penyebab utama disabilitas kronis menurut studi Global Burden of Disease 2021. Di Indonesia, sektor konveksi menyumbang sekitar 20-30% kasus MSDs pada pekerja perempuan menurut data Kementerian Kesehatan (2022), dengan gejala seperti nyeri punggung bawah, leher, dan pinggul yang dapat berkembang menjadi kondisi kronis. Dampak serius MSDs tidak hanya menurunkan produktivitas kerja hingga 40% akibat absensi dan penurunan kinerja, tetapi juga memicu kecacatan permanen, biaya pengobatan yang tinggi, serta beban psikososial seperti depresi dan penurunan kualitas hidup. Untuk mengetahui hubungan antara posisi kerja dan postur pelvic terhadap risiko keluhan Musculoskeletal Disorders pada karyawan pabrik konveksi perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 65 karyawan perempuan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar penilaian REBA untuk posisi kerja, clinometer untuk mengukur postur pelvic, dan kuesioner NBM untuk risiko Musculoskeletal Disorders. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan korelasi Spearman dan analisis multivariat menggunakan Smart-PLS. Hasil analisis menunjukkan mayoritas responden terpapar risiko posisi kerja kategori tinggi (62%) dan memiliki postur pelvic kategori netral (70%). Risiko MSDs mayoritas berada pada kategori rendah (89%). Hasil uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara posisi kerja dengan keluhan MSDs (p = 0,731) serta tidak terdapat hubungan mediasi postur pelvic yang signifikan dalam model penelitian. Kesimpulan penelitian ini adalah posisi kerja dan postur pelvic tidak memiliki hubungan signifikan terhadap risiko MSDs pada karyawan perempuan di Lotus Glove.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...