Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Case Report Pada Ibu Menyusui Multipara Dengan Puting Lecet Ekstrem (Grade 3)

Cantika Puteri Apriliana (Poltekkes Kemenkes Surabaya)
Tinuk Esti Handayani (Poltekkes Kemenkes Surabaya)
Nurlailis Saudah (Poltekkes Kemenkes Surabaya)
Naryani (Poltekkes Kemenkes Surabaya)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2026

Abstract

Puting lecet merupakan salah satu masalah yang sering dialami ibu menyusui dan dapat menghambatkeberhasilan pemberian ASI eksklusif. Sebagian besar kasus terjadi pada minggu pertama postpartum akibatteknik pelekatan yang kurang tepat, sedangkan kasus puting lecet ekstrem pada ibu multipara setelah lebih darisatu bulan postpartum masih jarang dilaporkan. Laporan kasus ini bertujuan mendeskripsikan asuhan kebidananpada ibu menyusui dengan puting lecet ekstrem. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif (casereport) pada satu subjek, yaitu Ny. H, usia 30 tahun, P20002, menyusui hari ke-52 dengan puting lecet ekstrem.Data dikumpulkan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan empat kali kunjunganberkelanjutan pada 23 Januari–9 Februari 2026. Asuhan meliputi identifikasi penyebab puting lecet, edukasiteknik pelekatan yang benar, penghentian sementara direct breastfeeding (DBF) pada puting dengan luka berat,pengosongan payudara menggunakan pompa ASI setiap 2–3 jam, pemberian salep lanolin, penggunaan minyakzaitun, konseling ASI eksklusif, serta dukungan keluarga. Hasil menunjukkan bahwa penyebab utama putinglecet adalah teknik pelekatan yang tidak tepat sehingga bayi hanya menghisap puting tanpa mencakup sebagianbesar areola. Pada kunjungan pertama ditemukan puting lecet grade 3 pada puting kanan dan grade 2 pada putingkiri. Setelah diberikan asuhan kebidanan secara komprehensif, kondisi puting membaik secara bertahap menjadigrade 2 pada hari ke-57, grade 1 pada hari ke-62, dan sembuh pada hari ke-69. Disimpulkan bahwa asuhankebidanan yang mencakup koreksi teknik menyusui, pengosongan payudara secara teratur, dan dukungankeluarga efektif mempercepat penyembuhan puting lecet ekstrem serta mendukung keberhasilan pemberian ASIeksklusif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...