KB suntik 3 bulan atau Depot Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) merupakan metode kontrasepsihormonal yang paling banyak digunakan di Indonesia, namun sering dikaitkan dengan keluhankenaikan berat badan dan gangguan fungsi seksual (frigiditas) pada akseptor. Penelitian ini bertujuanmenganalisis hubungan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan kejadian kenaikan beratbadan dan frigiditas pada akseptor di TPMB Bidan Siti Munawaroh Mojo Kabupaten Kediri.Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampelberjumlah 60 responden diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkanmelalui kuesioner Female Sexual Function Index (FSFI) dan kartu KB, dianalisis menggunakan ujiChi-Square. Sebagian besar akseptor menggunakan KB suntik 3 bulan selama >1 tahun (66,6%),mengalami kenaikan berat badan (53%), dan mengalami frigiditas (63%). Uji Chi-Squaremenunjukkan hubungan signifikan antara lama pemakaian dengan kenaikan berat badan (p=0,010) dandengan frigiditas (p=0,008). Semakin lama pemakaian DMPA, semakin tinggi akumulasi paparanprogestin yang menekan estrogen dan androgen, sehingga memicu perubahan metabolik berupakenaikan berat badan sekaligus penurunan fungsi seksual secara bersamaan. Terdapat hubungansignifikan antara lama pemakaian KB suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan dan frigiditas,sehingga diperlukan konseling dan pemantauan berkala pada akseptor jangka panjang.
Copyrights © 2026