Masalah kesehatan masyarakat yang berdampak fisik, psikologis,dan sosial terus menjadi masalah kehamilan tidak diinginkan padaremaja. Ketidaktahuan, sikap, dan perilaku pencegahanmemengaruhi kondisi ini. Kajian ini dilakukan dengan fokus untukmenganalisis pengaruh intervensi pembelajaran kesehatanreproduksi terhadap tingkat pemahaman, sikap, maupun perilakukelompok usia muda di SMP Master Depok tentang cara mencegahkehamilan tidak diinginkan. Studi ini dilakukan menggunakanpendekatan kuantitatif. Desain quasi-experimental juga digunakan.satu grup pretest-posttest. Siswa kelas VIII dan IX yang bersediauntuk mengikuti seluruh kajian dipilih dari 63 responden yangdipilih melalui teknik total sampling. Intervensi dilakukanmenggunakan media video. Untuk mengumpulkan data, digunakankuesioner yang terdiri dari 16 item perilaku, 12 item sikap, dan 7item pengetahuan yang semuanya telah diuji validitas danrelibilitas. Untuk menganalisis data, uji Wilcoxon Signed Rank Testdigunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa edukasi kesehatanreproduksi memiliki dampak signifikan terhadap peningkatanpengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan kehamilan padaremaja, dengan p-value <0,001 (< 0,05). Disarankan agar programpendidikan kesehatan reproduksi berbasis video digunakan disekolah.
Copyrights © 2026