Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah menengah kejuruan (SMK) menghadapi tantangan kompleks berupa tingginya tingkat kelelahan fisik siswa akibat padatnya kegiatan praktik produktif di lapangan. Kondisi pada program keahlian Agribisnis ini berdampak langsung terhadap penurunan ketertarikan serta keterlibatan aktif peserta didik saat mengikuti jam pelajaran olahraga. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi motivasi belajar terhadap tingkat minat belajar siswa pada mata pelajaran PJOK di SMK Negeri 1 Bawen. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam studi ini dengan melibatkan 97 partisipan dari program keahlian Agribisnis. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner terstruktur dan diolah secara statistik deskriptif. Hasil pengolahan data mengonfirmasi bahwa capaian motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 30,31, sedangkan minat belajar siswa tergolong pada kategori sedang dengan rata-rata skor 24,28. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengajar PJOK untuk merumuskan strategi pembelajaran adaptif yang lebih interaktif, seperti penerapan metode games, penciptaan suasana kelas yang rekreatif, serta pemberian penguatan positif secara konsisten. Hasil riset ini mempertegas betapa krusialnya peran faktor psikologis dalam menstimulus keterlibatan siswa di lingkungan pendidikan vokasi, sekaligus dapat menjadi pijakan rujukan bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji variabel determinan lainnya.
Copyrights © 2026