Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi harga dan citra merek terhadap keputusan pembelian Teh Pucuk Harum serta membandingkan kontribusi relatif kedua faktor tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain survei cross-sectional. Responden merupakan konsumen yang pernah membeli dan mengonsumsi Teh Pucuk Harum yang dipilih melalui teknik nonprobability purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring dan dianalisis dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS. Hasil evaluasi model menunjukkan bahwa konstruk penelitian memenuhi kriteria pengukuran yang memadai. Pengujian model struktural menunjukkan bahwa persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan citra merek menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi yang lebih dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian Teh Pucuk Harum lebih kuat dipengaruhi oleh citra merek dibandingkan persepsi harga. Secara manajerial, perusahaan perlu mempertahankan persepsi harga yang wajar sekaligus memperkuat asosiasi merek yang mudah dikenali, relevan, dan konsisten untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen.
Copyrights © 2026