Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Nilai yang Dirasakan dan Harga terhadap Niat Pembelian Kembali dengan Mediasi Kepuasan Konsumen Sari Roti dan Moderasi Personal Selling Ummi Rahmawati; Surya Bintarti; Ergo Nurpatria Kurniawan
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i4.2892

Abstract

Bread is the biggest staple food for Indonesian people, ranking third after rice and noodles. The data shows that Sari Roti within five years (2018-2022) has managed to occupy the first place in the top brand award. This study aims to examine the relationship between perceived value and price on repurchase intentions through the mediation of consumer satisfaction moderated by personal selling. The number of respondents in this study were 104 respondents who had purchased or consumed Sari Roti in the Bekasi Regency area. The taking of this population is non-probability sampling and the technique of taking respondents is purposive. This research was processed using a regression technique, in which the processing used SmartPLS 4 Software. This study proves 1) The perceived value of Sari Roti consumers can encourage repurchase intentions for Sari Roti products. 2) The prices set for Sari Roti products do not encourage consumers to intend to repurchase. 3). Sari Roti consumer satisfaction can mediate the perceived value of repurchase intention. 4) Consumer satisfaction can mediate the price set for Sari Roti products on repurchase intentions. 5) consumers who have a high level of satisfaction with Sari Roti products will encourage repurchase intentions. 6) Personal selling can play a role in strengthening the perceived value of Sari Roti consumers' repurchase intention. 7) Personal selling has a direct role on repurchase intention, so it cannot strengthen the price relationship on Sari Roti consumers' repurchase intention.
KUALITAS PRODUK DAN HARGA DALAM MEMODERASI KUALITAS PENGALAMAN TERHADAP NIAT BELI ULANG KEMBALI (REVISIT) (Studi Pada Produk Shampo Pantene) Ergo Nurpatria Kurniawan; Adam Ariansyah Pirdaus; Chairunnisa Saliasna; Firnanda Eka Wardani; Surya Bintarti
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on existing data, hair damage experienced by a number of Indonesian people has resulted in a large number of hair washing soaps appearing. Pantene shampoo was owned by a Swiss drug company, Hoffman-LaRoche, until 1985, after which a multinational company from the United States, Procter & Gamble, acquired and started producing Pantene shampoo again. which is one of the pioneers of hair washing soap took first place in the Top Brand Awards, the circulation of hair washing soap from many other manufacturers has influenced the ranking and sales of Pantene shampoo, although it has been involved in hair washing soap products for a long time. The purpose of this study was to examine the effect of experience quality on repurchase intention with product quality and price as moderators. The research was conducted within the boundaries of the community area of ​​West Java province. The number of samples obtained was 108 respondents. This research shows that the quality of experience has an effect on repurchase intention, the quality of experience moderated by product quality has no effect on repurchase intention, while the quality of experience which is moderated by price has no effect on purchase intention.
CONVERSATION MEMODERASI MARKETING 4.0 TERHADAP REVISIT DENGAN MEDIASI CONSUMER JOURNEY KONSUMEN TOKOPEDIA Surya Bintarti; Yuki Niken A. K; Ergo Nurpatria Kurniawan; Joni Heruwanto; Muh Ali Maskuri
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 3 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep penelitian membahas tentang peranan pengalaman konsumen yang dikenal dengan consumer journey terhadap pembelian ulang kembali konsumen yang dikenal dengan revisit intion, dengan mediator promosi atau conversation. Consumer journey posisinya akan juga dipengaruhi oleh adanya produk, harga dan pelayanan. Maraknya pasar perantara saat ini seperti tokopedia, shope, lazada dan lain sebagainya menjadi sesuatu yang menarik untuk diteliti. Tokopedia yang hadir lebih dahulu pada tahun 2009 dikalahkan oleh kompetitor yang hadir setelahnya. Hal ini menunjukkan adanya persaingan yang cukup ketat pada pasar perantara. Ketahanan Tokopedia menujukkan adanya para pengunjung yang dapat merasakan kualitas pengalaman dari beragam faktor baik secara interaksi maupun kualitas lingkungan. Penelitian ini memiliki 111 responden, dan hasilnya menujukkan bahwa communal activation (lokasi) , co-creation (produk) dan currency (harga) yang tepat secara bersama – sama akan mampu mebuat terciptanya consumer journey yang baik bagi para konsumen Tokopedia, dengan peran mediasi consumer journey dan mediator conversation juga mampu menunjang peningkatan revisit pada konsumen Tokopedia.
Pendampingan Berbasis Data P3KE untuk Penguatan Literasi Fungsional dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Rentan di Desa Sayang Ergo Nurpatria Kurniawan; Ali Maskuri; Nasrun Baldah; Andi Suhandy; Muhadar Putih; Sarwo Edy
Jurnal Pengabdian Pelitabangsa Vol. 7 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Pelitabangsa - April 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jabmas.v7i01.7575

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memetakan kebutuhan literasi masyarakat rentan, mendukung validasi sasaran Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), serta merumuskan pendekatan pemberdayaan yang relevan dengan kondisi sosial-ekonomi warga Desa Sayang. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan warga dan pemangku kepentingan desa, verifikasi kondisi rumah tangga sasaran, identifikasi kebutuhan literasi, serta dukungan awal berupa sarana pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa persoalan literasi tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan keterbatasan akses terhadap bahan bacaan dan fasilitas belajar, rendahnya motivasi belajar, dukungan sosial yang belum optimal, serta tekanan ekonomi rumah tangga. Validasi lapangan juga memperlihatkan pentingnya ketepatan data sebagai dasar penentuan sasaran program. Kegiatan ini menghasilkan rekomendasi penguatan literasi fungsional yang terhubung dengan kebutuhan sehari-hari dan penghidupan masyarakat, disertai penguatan kolaborasi antara warga, pemerintah desa, dan perguruan tinggi. Dukungan sarana pertanian diposisikan sebagai intervensi awal yang perlu diikuti pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Pendekatan terpadu berbasis data dan kebutuhan lokal dinilai lebih relevan dibandingkan program literasi yang berdiri sendiri.
Pengaruh Persepsi Harga Dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Teh Pucuk Harum Ergo Nurpatria Kurniawan; Nasrun Baldah
Jurnal Pelita Ilmu Vol. 20 No. 01 (2026): JURNAL PELITA ILMU - April 2026
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpi.v20i01.7573

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi harga dan citra merek terhadap keputusan pembelian Teh Pucuk Harum serta membandingkan kontribusi relatif kedua faktor tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain survei cross-sectional. Responden merupakan konsumen yang pernah membeli dan mengonsumsi Teh Pucuk Harum yang dipilih melalui teknik nonprobability purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring dan dianalisis dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS. Hasil evaluasi model menunjukkan bahwa konstruk penelitian memenuhi kriteria pengukuran yang memadai. Pengujian model struktural menunjukkan bahwa persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan citra merek menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi yang lebih dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian Teh Pucuk Harum lebih kuat dipengaruhi oleh citra merek dibandingkan persepsi harga. Secara manajerial, perusahaan perlu mempertahankan persepsi harga yang wajar sekaligus memperkuat asosiasi merek yang mudah dikenali, relevan, dan konsisten untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen.