Latar Belakang: Anemia defisiensi zat besi (IDA) adalah masalah kesehatan yang umum di kalangan remaja, yang secara signifikan memengaruhi pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan kesejahteraan secara keseluruhan. Strategi pencegahan yang efektif sangat penting untuk mengatasi kondisi ini. Sekolah dan orang tua memiliki peran krusial dalam pencegahan IDA melalui intervensi berbasis pendidikan dan nutrisi. Tujuan: Tinjauan scoping ini bertujuan untuk memetakan literatur yang ada mengenai pemberdayaan sekolah dan orang tua dalam mencegah IDA pada remaja. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi berbagai strategi intervensi yang telah diterapkan, menilai efektivitasnya, serta mengungkap kesenjangan dalam penelitian yang ada. Metodologi: Metode pencarian literatur dilakukan secara komprehensif pada beberapa basis data, termasuk PubMed, Google Scholar, dan Cochrane Library, menggunakan panduan PRISMA 2020. Dengan teknik pencarian Boolean dan pendekatan PICOS, data diekstraksi dari 10 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa berbagai pendekatan intervensi, mulai dari dukungan orang tua dan keluarga, pendidikan kesehatan, hingga kolaborasi multi-sektoral berperan signifikan dalam pencegahan dan penanganan anemia pada remaja putri. Keberhasilan intervensi sangat bergantung pada keterlibatan berbagai pihak, pelaksanaan edukasi yang efektif, serta strategi distribusi yang terkoordinasi dengan baik. Kesimpulan : Upaya pencegahan anemia pada remaja putri memerlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi untuk mencapai hasil yang optimal. Hal ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan sektor lainnya dalam mendukung kesehatan remaja secara holistik.
Copyrights © 2026