Stunting merupakan masalah gizi kronis serius di Indonesia dengan prevalensi nasional sebesar 19,8% pada tahun 2024, masih jauh di atas target nasional 14,2% pada tahun 2029. Proses deteksi yang masih dilakukan secara manual rentan terhadap kesalahan dan tidak efisien. Penelitian ini merancang dan membangun aplikasi web StuntCheck yang mengimplementasikan algoritma Z-Score WHO, dihitung dengan rumus Z = (Nilai Pengukuran − Median Referensi WHO) / Standar Deviasi berdasarkan WHO Child Growth Standards 2006, pada tiga indikator, yaitu TB/U, BB/U, dan BB/TB, dengan ambang batas stunting TB/U < −2 SD, untuk anak usia 0–60 bulan. Pengembangan menggunakan metode Agile/Scrum dalam lima sprint dengan PHP 8.x, MySQL, dan Bootstrap 5. Sistem menyediakan perhitungan Z-Score otomatis, klasifikasi status gizi, visualisasi bar chart, rekomendasi tindakan, grafik tren pertumbuhan historis dengan garis batas WHO (−2 SD dan +2 SD), riwayat pengukuran, dan ekspor PDF. Hasil User Acceptance Testing (UAT) terhadap 51 orang tua balita memperoleh rata-rata skor 4,33 dari 5,00 (kategori Baik), sehingga aplikasi dinyatakan layak digunakan sebagai alat bantu deteksi dini stunting berbasis web.Kata Kunci: Stunting, Deteksi Dini, Z-Score WHO, Antropometri, Metode Agile, User Acceptance Testing
Copyrights © 2026