Penelitian Tindakan Kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V SDN 60/II Muara Bungo yang ditunjukkan dari nilai ulangan harian yang masih rendah. Rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan oleh kurangnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif dan belum sesuai dengan karakteristik siswa sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT), yang mampu mendorong partisipasi aktif siswa melalui kegiatan belajar sambil bermain dan kompetisi akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan model TGT dalam meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek penelitian sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi data kualitatif berupa lembar observasi keterlaksanaan model TGT serta data kuantitatif berupa persentase keterlaksanaan dan hasil belajar siswa. proses belajar siswa melalui penerapan model teams games tournament pada pada materi luas bangun datar dengan nilai rata-rata persentase proses pembelajaran pendidik mencapai 90,47% pada siklus pertama dan meningkat menjadi 100% pada siklus kedua dan presentase pembelajaran peserta didik mencapai 68,42% selanjutnya meningkat menjadi 89,47% di siklus kedua dengan kategori sangat baik. Penerapan model teams games tournament dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses belajar. 2) hasil belajar siswa pada materi luas bangun datar setiap siklus mengalami peningkatan di atas nilai KKM yaitu 75%, setelah diterapkan model teams games tournament. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 57,89%. Hasil belajar siswa pada siklus II adalah 89,47% . Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II
Copyrights © 2026