Dismenore sering dialami remaja putri dan mengganggu aktivitas serta kualitas hidup. Jus wortel yang kaya beta-karoten, vitamin C, E, dan antioksidan dapat menjadi alternatif nonfarmakologis yang aman untuk menghambat prostaglandin dan mengurangi nyeri. Mengetahui pengaruh pemberian jus wortel terhadap penurunan dismenore pada remaja Karang Taruna Dusun Sukorejo Desa Kedungjeruk. Penelitian pra-eksperimen (one group pretest-posttest) ini melibatkan 33 remaja putri yang dipilih secara quota sampling. Intervensi berupa pemberian jus wortel (250 gram wortel, 200 cc air) dua kali sehari pada hari pertama menstruasi. Intensitas nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Sebelum diberikan jus wortel, sebagian besar responden mengalami dismenore dengan intensitas nyeri sedang. Setelah diberikan intervensi, sebagian besar responden mengalami penurunan intensitas nyeri menjadi kategori ringan. Hasil uji menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p <0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh pemberian jus wortel terhadap penurunan dismenore pada remaja. Pemberian jus wortel berpengaruh signifikan terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja Karang Taruna Dusun Sukorejo Desa Kedungjeruk, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri menstruasi.
Copyrights © 2026