Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat pengguna untuk menggunakan kembali aplikasi kebugaran Strava dengan menempatkan perceived usefulness value sebagai variabel mediasi. Faktor yang dikaji meliputi kesadaran kesehatan dan interaksi sosial sebagai faktor personal serta interaktivitas dan daya tanggap aplikasi sebagai faktor sistem. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei dan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari 200 responden berusia minimal 17 tahun yang telah menggunakan Strava sekurang-kurangnya satu tahun. Responden dipilih melalui teknik purposive sampling dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived usefulness value berpengaruh positif terhadap niat menggunakan kembali Strava. Kesadaran kesehatan, interaksi sosial, interaktivitas aplikasi, dan daya tanggap aplikasi juga berpengaruh positif terhadap perceived usefulness value. Seluruh hipotesis didukung, meskipun model struktural belum menunjukkan tingkat goodness-of-fit yang optimal. Temuan memberikan implikasi bagi pengembangan aplikasi kebugaran yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026