Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan pengelolaan keuangan pribadi siswa, terutama dalam pencatatan pemasukan dan pengeluaran, perencanaan penggunaan uang saku, serta pengendalian perilaku konsumtif di era digital. Kemudahan akses transaksi digital dan perkembangan e-commerce menuntut siswa memiliki literasi keuangan yang memadai sejak usia sekolah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan serta kemampuan pengelolaan keuangan pribadi melalui penerapan aplikasi digital Sepran: Catatan Keuangan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan literasi keuangan, implementasi aplikasi, pendampingan penggunaan aplikasi, dan evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi kasus, serta praktik langsung penggunaan aplikasi pada perangkat peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar pengelolaan keuangan pribadi, membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun perencanaan penggunaan uang saku, serta mengoperasikan aplikasi Sepran untuk mencatat transaksi keuangan harian. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan memperoleh respons yang sangat positif, yang ditunjukkan melalui antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik. Luaran kegiatan meliputi terlaksananya program pengabdian bagi 40 siswa, implementasi aplikasi Sepran sebagai media pencatatan keuangan digital, tersedianya dokumentasi dan video kegiatan, serta tersusunnya laporan akhir. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi keuangan dan membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih disiplin sehingga mendorong kemandirian finansial siswa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026