Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia materi majas metafora pada peserta didik kelas IVB UPT SD Negeri Kutorejo 1 Tuban. Peserta didik mengalami kesulitan memahami makna majas metafora karena pembelajaran masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan keaktifan peserta didik. Penelitian ini berfokus pada penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi majas metafora. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan tes, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Nilai rata-rata peserta didik meningkat dari 65 pada pra siklus dengan ketuntasan belajar 62%, menjadi 79 pada Siklus I dengan ketuntasan 72%, dan meningkat kembali menjadi 82 pada Siklus II dengan ketuntasan mencapai 93%. Selain meningkatkan hasil belajar, penerapan PBL juga meningkatkan keaktifan, antusiasme, dan kemampuan kerja sama peserta didik selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi majas metafora pada peserta didik kelas IV UPT SD Negeri Kutorejo 1 Tuban.
Copyrights © 2026