Hasil belajar peserta didik kelas V UPT SDN Kutorejo 1 Tuban pada materi pengumpulan dan penyajian data masih tergolong rendah sehingga menjadi dasar dilaksanakannya penelitian ini. Kegiatan pembelajaran yang didominasi oleh guru menyebabkan peserta didik belum terlibat aktif selama proses belajar berlangsung, serta mengalami kesulitan dalam memahami konsep diagram batang. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan media dadu data. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik kelas V Tahun Pelajaran 2025/2026. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui kegiatan observasi, pemberian tes, dan dokumentasi, sedangkan proses analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif serta kualitatif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning berbatuan media dadu data mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 40% pada pra siklus menjadi 70% pada Siklus I dan meningkat kembali menjadi 90% pada Siklus II. Selain meningkatkan hasil belajar, model Problem Based Learning dengan media dadu data juga meningkatkan aktivitas, kerja sama, dan kepercayaan diri peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung.
Copyrights © 2026