Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikembangkan dalam pembelajaran abad ke-21 untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, dan pemecahan masalah. Keberhasilan penerapan HOTS di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru sebagai pelaksana utama proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kesiapan guru sekolah dasar dalam menghadapi dan mengimplementasikan HOTS dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, artikel penelitian, dan dokumen terkait HOTS serta kompetensi guru. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kesiapan guru dalam memahami, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis HOTS. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapan guru dipengaruhi oleh tingkat pemahaman terhadap konsep HOTS, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran, penguasaan model pembelajaran inovatif, serta kemampuan mengembangkan instrumen penilaian yang sesuai. Selain itu, faktor pendukung seperti pelatihan, dukungan sekolah, dan ketersediaan sarana prasarana turut menentukan keberhasilan implementasi HOTS. Namun, masih terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru, kurangnya pelatihan, dan minimnya fasilitas pendukung pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi guru agar penerapan HOTS dapat berlangsung secara efektif dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Kata Kunci: Kesiapan Guru, Sekolah Dasar, Higher Order Thinking Skills (HOTS), Pembelajaran Abad Ke-21, Kompetensi Guru.
Copyrights © 2026