Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi dalam meningkatkan brand awareness dan daya saing pada lembaga pendidikan non-formal EGYPT di Kampung Inggris Pare. Di tengah ketatnya persaingan lembaga kursus bahasa Inggris, pembentukan identitas merek yang kuat berbasis nilai keagamaan menjadi krusial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam bersama pimpinan lembaga, tutor, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EGYPT masih sangat bergantung pada pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth) dan kerja sama kemitraan. Promosi melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok belum berjalan optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia serta ketiadaan tim pemasaran khusus. Untuk meningkatkan daya saing, EGYPT perlu menyusun strategi pemasaran digital yang terstruktur, menjaga konsistensi promosi, dan membentuk tim khusus tanpa mengenyampingkan keunggulan uniknya sebagai lembaga bahasa berkonsep pesantren.
Copyrights © 2026