Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memiliki peran kunci dalam memantau dan memberikan peringatan dini terhadap fenomena alam, termasuk petir. Alat deteksi petir atau Lightning Detector menjadi salah satu instrumen utama dalam kegiatan monitoring BMKG. Permasalahan yang terjadi adalah terbatasnya jumlah ahli atau pakar yang memahami kerusakan alat Lightning Detector serta kurangnya pengetahuan tentang jenis kerusakan Lightning Detector oleh staff yang bukan pakar menimbulkan kendala dimana perbaikan dan proses pengecekan akan bergantung kepada seorang ahli atau pakar. Oleh karena itu maka dibutuhkan sebuah Sistem Pakar yang dapat digunakan oleh pihak Stasiun BMKG Kelas I Deli Serdang untuk melakukan deteksi kerusakan dari alat Lightning Detector khususnya apabila saat pakar tidak sedang berada di lokasi. Sistem pakar akan memberi daftar gejala-gejala sampai dapat mengidentifikasikan suatu kemungkinan deteksi kerusakan serta solusi yang dapat dilakukan. Nantinya, sistem pakar akan menggunakan Metode Demspter Shafer. Metode ini menggunakan Belief, yang merupakan ukuran kekuatan evidence dalam mendukung suatu himpunan proposisi. Jika bernilai 0 (nol) maka mengindikasikan bahwa tidak ada evidence, dan jika bernilai 1 menunjukkan adanya kepastian. Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah sistem pakar yang dapat menghasilkan output berupa tingkat kemungkinan kerusakan pada lightning detector serta solusi yang dapat dilakukan berdasarkan gejala yang telah dipilih sebelumnya
Copyrights © 2026