Demam tifoid dan diabetes mellitus (DM) merupakan kondisi komorbiditas yang menimbulkan tantangan dalam penatalaksanaan gizi, karena infeksi akut dapat memperberat kondisi hiperglikemia sekaligus menurunkan asupan makan pasien. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses asuhan gizi terstandar (Nutrition Care Process) pada pasien Ny. Sumarmi (52 tahun) dengan diagnosis demam tifoid dan diabetes mellitus di Ruang Marwah II RSI Masyithoh Bangil. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pengukuran antropometri, recall makan 24 jam, dan penelusuran rekam medis, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil pengkajian menunjukkan pasien memiliki status gizi obesitas (IMT 28,0 kg/m²), suhu tubuh dan kadar gula darah tinggi (39,8°C dan 292 mg/dL), serta asupan makan yang kurang akibat penurunan nafsu makan. Diagnosis gizi yang ditegakkan meliputi kekurangan intake makanan oral, perubahan nilai laboratorium terkait gizi, interaksi obat dan makanan, serta kurangnya pengetahuan gizi. Intervensi gizi berupa diet rendah serat, rendah gula, dan rendah garam dengan energi 1.642 kkal, disertai edukasi dan konseling, diberikan untuk mendukung pemulihan infeksi sekaligus pengendalian gula darah pasien.
Copyrights © 2026