Fluktuasi cuaca ekstrem sering kali menjadi kendala utama dalam budidaya tanaman cabai, di mana pemberian irigasi dan pupuk yang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan dapat memicu pembusukan akar dan plasmolisis nutrisi. Penelitian ini mengusulkan solusi berupa perancangan sistem irigasi dan pemupukan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Kecerdasan sistem dibangun menggunakan metode Forward Chaining yang mengevaluasi pembacaan Capacitive Soil Moisture Sensor dan sensor DHT22. Fuzifikasi parameter lingkungan dipetakan ke dalam 12 basis aturan utama untuk menentukan ketepatan waktu aktuasi pompa air dan pompa pupuk NPK cair secara dinamis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin inferensi berhasil mengeksekusi penarikan kesimpulan secara majemuk dengan presisi. Selain itu, sistem terbukti handal dalam menjaga stabilitas operasional terhadap noise tegangan analog serta berhasil menjalankan protokol keamanan (failsafe) saat terjadi kegagalan transmisi data ke server.
Copyrights © 2026