Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Metode Forward Chaining Pada Sistem Irigasi dan Pemupukan Otomatis Untuk Tanaman Cabai Muhammad Faqih Habiburrohman; Rudi Susanto; Afu Ichsan Pradana
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fluktuasi cuaca ekstrem sering kali menjadi kendala utama dalam budidaya tanaman cabai, di mana pemberian irigasi dan pupuk yang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan dapat memicu pembusukan akar dan plasmolisis nutrisi. Penelitian ini mengusulkan solusi berupa perancangan sistem irigasi dan pemupukan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Kecerdasan sistem dibangun menggunakan metode Forward Chaining yang mengevaluasi pembacaan Capacitive Soil Moisture Sensor dan sensor DHT22. Fuzifikasi parameter lingkungan dipetakan ke dalam 12 basis aturan utama untuk menentukan ketepatan waktu aktuasi pompa air dan pompa pupuk NPK cair secara dinamis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin inferensi berhasil mengeksekusi penarikan kesimpulan secara majemuk dengan presisi. Selain itu, sistem terbukti handal dalam menjaga stabilitas operasional terhadap noise tegangan analog serta berhasil menjalankan protokol keamanan (failsafe) saat terjadi kegagalan transmisi data ke server.
Analisis Perbandingan Algoritma Oversampling: Smote Dan Adasyn Pada Random Forest Untuk Prediksi Stroke Musa Muhammad Isa Al’Azzam; Afu Ichsan Pradana; Arif Setiawan
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Bisnis (SENATIB) 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan secara global, menjadikan deteksi dini berbasis rekam medis sebagai tindakan preventif yang krusial. Dalam memodelkan data klinis, algoritma Machine Learning seringkali menghadapi masalah ketimpangan distribusi kelas (class imbalance) yang parah. Pada dataset stroke publik, ketidakseimbangan ini menyebabkan model klasifikasi terjebak pada accuracy paradox, di mana model memperoleh akurasi tinggi dengan cara memprediksi seluruh data sebagai kelas mayoritas (sehat), namun sama sekali gagal mendeteksi kelas minoritas (stroke). Penelitian ini secara komprehensif membandingkan efektivitas dua algoritma penyeimbangan data level sintetis, yaitu Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) dan Adaptive Synthetic (ADASYN), yang diintegrasikan pada arsitektur Random Forest. Dataset yang digunakan adalah Healthcare Stroke Data (Kaggle) dengan komposisi 95,13% pasien sehat dan 4,87% pasien stroke (5.110 observasi). Metodologi penelitian mencakup pra-pemrosesan (imputasi median dan label encoding), penerapan oversampling eksklusif pada data latih, dan pengujian menggunakan data tak terlihat (unseen data). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model Baseline (tanpa oversampling) mencatat akurasi semu sebesar 95,11% namun memiliki metrik Recall yang sangat kritis (2,00%). Sebaliknya, integrasi algoritma SMOTE terbukti paling efektif memecahkan paradoks tersebut dengan mendongkrak Recall hingga 11 kali lipat menjadi 22,00% serta mencapai F1-Score 0,1864, meskipun menurunkan akurasi keseluruhan menjadi 90,61%. ADASYN menghasilkan kinerja yang sedikit lebih rendah dengan Recall 18,00% akibat sintesis data agresif pada wilayah perbatasan (decision boundary) yang menciptakan noise. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penyeimbangan data secara merata melalui SMOTE sangat vital dalam sistem diagnostik medis yang memprioritaskan sensitivitas penemuan penyakit (Recall).