Penyiraman tanaman tomat secara manual seringkali tidak efisien, memakan waktu, dan kurang presisi dalam menjaga stabilitas kelembapan tanah, sehingga berisiko menurunkan kualitas hasil panen. Sistem irigasi otomatis dan pemantauan lingkungan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 diusulkan sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah ini. Sistem ini bekerja dengan memantau suhu dan kelembapan udara melalui sensor DHT11, serta membaca kadar air media tanam menggunakan sensor soil moisture. Ketika kelembapan tanah terdeteksi di bawah batas ideal (60%), ESP32 memproses data tersebut dan mengaktifkan pompa air melalui relay, lalu mematikannya kembali saat tanah sudah mencapai kelembapan yang cukup (80%). Metode yang digunakan mencakup perancangan dan implementasi prototipe perangkat keras serta antarmuka perangkat lunak menggunakan platform aplikasi Blynk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini efektif dalam menjaga tingkat kelembapan tanah secara otonom dan mampu menampilkan data pemantauan secara real-time. Kesimpulan utama adalah bahwa sistem penyiraman berbasis IoT ini menawarkan solusi yang efisien dan praktis untuk meningkatkan efektivitas budidaya tanaman hortikultura, khususnya tomat.
Copyrights © 2026