Budidaya tanaman hidroponik memerlukan pemantauan kondisi lingkungan secara berkelanjutan, terutama pada parameter suhu, kelembapan udara, pH larutan nutrisi, dan ketinggian air. Pemantauan secara manual kurang efisien karena memerlukan kehadiran pembudidaya secara berkala dan berpotensi menyebabkan keterlambatan penanganan ketika terjadi perubahan kondisi tanaman. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring tanaman hidroponik selada berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem memanfaatkan sensor DHT11 untuk mengukur suhu dan kelembapan, sensor pH untuk mengukur tingkat keasaman larutan nutrisi, serta sensor ultrasonik HC-SR04 untuk memantau ketinggian air. Data sensor dikirim melalui jaringan WiFi ke platform Blynk sehingga dapat dipantau secara real-time melalui perangkat mobile maupun web. Pengujian dilakukan menggunakan metode blackbox testing dan pengujian akurasi sensor DHT11. Hasil pengujian menunjukkan seluruh skenario fungsional berjalan sesuai rancangan. Sensor DHT11 menghasilkan nilai selisih sebesar 0,49°C terhadap alat ukur referensi, sedangkan sensor pH berhasil mengklasifikasikan larutan ke dalam kategori asam, netral, dan basa sesuai logika sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring hidroponik secara real-time dan mendukung pengelolaan tanaman secara lebih efektif.
Copyrights © 2026