Perkembangan financial technology (fintech) seperti fitur Buy Now Pay Later (Paylater) memicu pergeseran pola konsumsi Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran self-control dalam memediasi pengaruh intensitas penggunaan fitur Paylater dan literasi keuangan digital terhadap perilaku manajemen keuangan pada Generasi Z pengguna e-commerce di DKI Jakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan menyebarkan kuesioner terstruktur kepada 200 responden Generasi Z melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan software SmartPLS 3.0. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa self-control bertindak sebagai faktor dominan dan mediator sempurna (full mediation) dalam menghubungkan literasi keuangan digital dengan perilaku manajemen keuangan. Sebaliknya, intensitas penggunaan Paylater berpengaruh positif signifikan secara langsung terhadap perilaku manajemen keuangan, namun tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap self-control, serta tidak terbukti dimediasi oleh self-control. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk membentuk perilaku manajemen keuangan yang sehat di era digital, pemahaman literasi keuangan saja tidak cukup tanpa didorong oleh kapasitas kontrol diri (self-control) yang kuat sebagai benteng psikologis. Bagi penyedia layanan keuangan dan regulator, hasil ini menekankan pentingnya mengintegrasikan fitur-fitur stimulasi kontrol diri (seperti batas pengeluaran otomatis) guna melindungi konsumen muda dari perilaku konsumtif yang tidak terencana.
Copyrights © 2026