Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem digital (E-Government) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Konawe serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya dalam pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Dinas, staf pengelola sistem informasi, pengelola website, serta petugas layanan digital di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Konawe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem digital (E-Government) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Konawe telah dilaksanakan melalui berbagai layanan digital, seperti website resmi pemerintah daerah, aplikasi layanan publik, layanan Call Center 112, ruang podcast pemerintah daerah, serta sistem informasi online yang terintegrasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penerapan sistem digital tersebut membantu meningkatkan efektivitas pelayanan publik, mempermudah akses informasi masyarakat, mempercepat proses pelayanan, serta mendukung keterbukaan informasi publik. Faktor pendukung dalam penerapan sistem digital meliputi tersedianya infrastruktur teknologi, jaringan internet, perangkat komputer, serta sumber daya manusia yang mendukung pengelolaan layanan digital. Selain itu, dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan teknologi informasi juga menjadi faktor penting dalam pelaksanaan E-Government. Namun demikian, masih terdapat beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan jaringan internet pada beberapa wilayah, gangguan teknis sistem, serta rendahnya literasi digital sebagian masyarakat dalam memanfaatkan layanan berbasis teknologi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem digital (E-Government) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Konawe telah berjalan dan memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan pelayanan publik. Meskipun demikian, diperlukan peningkatan infrastruktur teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta sosialisasi kepada masyarakat agar penerapan sistem digital dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026