Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang terus meningkat, terutama pada individu dengan riwayat keluarga diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan self awareness dengan tingkat risiko diabetes melitus pada keluarga penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin Bukittinggi tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional terhadap 96 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner self awareness dan Findrisc, dengan analisis Spearman Rank. Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara self awareness dan tingkat risiko diabetes melitus (p=0,000; r=-0,612), dengan arah hubungan negatif. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi, promosi kesehatan, dan skrining dini untuk meningkatkan self awareness masyarakat terhadap risiko diabetes melitus
Copyrights © 2026