Penelitian ini tertuju pada perempuan sebagai korban kekerasan Hubungan Intim Intimate Partner Violence (INV) dipicu perselingkuhan dalam perspektif viktimologi. Perempuan sering menjadi korban kekerasan akibat perselingkuhan yang dapat merusak kesehatan mental, kepercayaan diri terhadap orang lain, emosional tidak stabil ataupun verbal yang dialami korban sering kali mengalami victim blaming oleh pelaku. Victim blaming merupakan suatu tindakan yang menyalahkan dan menyudutkan korban alih-alih menyalahkan dan meminta pertanggungjawaban pelaku. Faktor lain korban menjadi victim blaming akibat tidak dapat jujur karena merasa takut di singkirkan atau disalahkan oleh masyarakat. Dalam kajian victimoology secara komprehensif korban wajib mendapatkan perlindungan yang tepat sesuai hukum yang berlaku.
Copyrights © 2026