Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum seluruhnya siswa SMP Kartika X-2 Jakarta Barat bersikap disiplin, meskipun sekolah berada di bawah naungan Yayasan Kartika Jaya TNI-AD yang menerapkan nilai-nilai disiplin khas militer. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk komunikasi verbal dan nonverbal yang digunakan guru dalam menanamkan nilai-nilai disiplin pada siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri atas kepala sekolah, tiga guru mata pelajaran, satu guru bimbingan konseling, dan enam siswa, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan komunikasi verbal melalui pendekatan persuasif-dialogis dan kata-kata afirmasi positif, serta komunikasi nonverbal melalui ekspresi wajah, sikap diam, dan keteladanan perilaku. Lima Nilai Kartika terbukti menjadi pesan disiplin yang paling kuat terinternalisasi pada siswa. Hambatan yang ditemukan meliputi pengaruh telepon pintar dan kondisi psikologis siswa yang bersumber dari permasalahan keluarga.
Copyrights © 2026