Stabilitas politik merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah, sehingga peran Kesbangpol sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam pembinaan wawasan kebangsaan, pendidikan politik, dan deteksi dini konflik sosial menjadi sangat strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan terdiri atas Kepala Badan, kepala bidang, staf pelaksana, anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program stabilitas politik dilakukan melalui pendidikan politik masyarakat, fasilitasi dialog antar kelompok, pembinaan organisasi kemasyarakatan, serta penguatan deteksi dini konflik sosial. Berdasarkan indikator efektivitas, efisiensi, responsivitas, dan akuntabilitas, kinerja Kesbangpol tergolong baik, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis wilayah, serta pengaruh informasi tidak terverifikasi di media sosial. Faktor pendukung utama meliputi dukungan pemerintah daerah, kolaborasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pendidikan politik berbasis komunitas, optimalisasi peran FKDM, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja kelembagaan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026