Muhamad Irfan Rama
Universitas Lakidende Unaaha

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KEMAMPUAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA (STUDI KASUS DESA TRIMULYA KECAMATAN ONEMBUTE) Sukarmin Sukarmin; Muhamad Irfan Rama
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2021): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v8i3.6261

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan dan menganalisis peran pemerintah desa dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Trimulya Kec. Onembute Kabupaten Konawe.  Adapun metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan studi lapangan sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif Hal ini dapat dilihat dari pencapaian tujuan pengelolaan Dana Desa (DD), yaitu meningkatnya  penyelenggaraan pemeritahan, pembangunan dan kemasyarakatan, meningkatnya kemampuan lembaga kemasyarakatan di desa dalam  perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan serta mendorong peningkatan partisipasi swadaya gotong royong masyarakat. Peningkatan kemampuan lembaga kemasyarakatan di desa dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan. Pencapaian tujuan ini belum berjalan secara optimal, karena lembaga kemasyarakatan hanya dilibatkan dalam penyusunan rencana kegiatan sedangkan dalam pelaksanaandan pengendalian tidak dilibatkan.
KINERJA ORGANISASI PADA KANTOR LURAH AROMBU KECAMATAN UNAAHA KABUPATEN KONAWE Muhamad Irfan Rama; Nartin Nartin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2020): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v7i3.4263

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana kinerja pegawai pada Kantor Lurah Arombu Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe dan untuk mengetahui faktor-faktor  yang  mempengaruhi kinerja  pegawai  pada  Kantor Lurah  Arombu  Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif yang dikemukakan oleh Nasution bahwa langka-langka yang dilakukan dengan menganalisis suatu data, yaitu : (1) reduksi data, (2) displei data, (3) menyimpulkan dan pripikasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kinerja Pegawai pada Kantor Lurah Arombu Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe dapat dikatakan belum terlaksana dengan baik berdasarkan kinerja pegawai, hal ini terjadi karena dipengaruhi faktor-faktor yaitu, efesiensi, tanggung jawab dan disiplin.
Peran Kepemimpinan Camat Dalam Menciptakan Disiplin Kerja Pegawai (Studi Pada Kantor Camat Wawotobi Kabupaten Konawe) Muhamad Irfan Rama
Journal of Government and Politics (JGOP) Vol 2, No 2 (2020): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jgop.v2i2.2903

Abstract

Peran Kepemimpinan Camat Dalam Menciptakan Disiplin Kerja Pegawai (Studi Pada Kantor Camat Wawotobi Kabupaten Konawe).Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimanakah peran Kepemimpinan Camat dalam Menciptakan Disiplin Kerja Pegawai pada Kantor Camat Wawotobi dan untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi Disiplin kerja Pegawai pada Kantor Camat Wawotobi Kabupaten Konawe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan dalam menciptakan disipilin kerja pegawai dan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin pegawai pada Kantor Camat Wawotobi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif yaitu dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 (enam) orang, dan Informan Kuncinya adalah Sekretaris Camat. Dari hasil penelitian di peroleh kesimpulan bahwa peran kepemimpinan dalam suatu organisasi sangatlah penting, sebab akan menentukan tinggi rendahnya disiplin kerja pegawai dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya guna tercapainya arah dan tujuan perkembangan dalam suatu organisasi. Selain itu pula Peran Kepemimpinan Camat dalam Menciptakan Disiplin Kerja Pegawai di pengaruhi oleh faktor yaitu faktor pendukung meliputi tersedianya perangkat Aturan PP. Nomor 5 Tahun 2014 tentang peraturan Disiplin Aparatur Sipil Negara, dan peraturan Bupati Konawe Nomor 12 tahun 2011 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Pemerintahan Kecamatan. Peraturan Bupati tersebut digunakan sebagai acuan oleh pemerintah Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe.
Kualitas Pelayanan Publik dalam Penyelesaian Kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Studi pada Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Konawe) Zalza Reski Purnama; Nartin Nartin; Muhamad Irfan Rama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan publik dalam penyelesaian kasus kecelakaan Lalu Lintas pada Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Konawe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik dalam penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas pada Satuan Lalu Lintas didukung lima dimensi yaitu (1) berwujud yakni dalam penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas didukung sarana dan prasarana fisik kantor dan diluar kantor Satuan lalu lintas, (2) kehandalan yakni personel memberikan pelayanan publik dalam penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintas didukung sikap yang cepat, akurat, konsisten dan dipercaya, (3) daya tanggap yakni personel satuan lalu lintas memberikan pelayanan publik dengan respon cepat sesuai tugas dan fungsi, (4) jaminan personel unit satuan lalu lintas mampu memberikan pelayanan dengan jaminan kepcrcayaan pada publik terkait kepastian hukum, adanya informasi yang jelas dan alur yang cepat serta jaminan perlindungan hukum. (5) empati yakni personel satuan lalu lintas selalu peduli dalam memberikan pelayanan publik atas laporan kasus kecelakaan lalu lintas pada kedua belah pihak.
Strategi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Menyelenggarakan Pendidikan Politik pada Lembaga Pendidikan (Studi pada Bakesbangpol Kabupaten Kolaka Timur) Riansyah Riansyah; Nartin Nartin; Muhamad Irfan Rama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam menyelenggarakan pendidikan politik pada lembaga pendidikan di Kabupaten Kolaka Timur dan faktor yang mempengaruhi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam menyelenggarakan pendidikan politik pada lembaga pendidikan di Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Informan penelitian ditetapkan dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripsi kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Badan kesatuan bangsa dan politik dalam menyelenggarakan pendidikan politik Pada Lembaga Pendidikan di Kabupaten Kolaka Timur menempuh tiga (3) dimensi: (1) pengetahuan sebagai landasan utama pentingnya dalam pendidikan politik pada siswa Sekolah Menengah Atas tahun 2024, (2) Sikap yakni menjadi strategi dalam memberikan pemahaman dan kasadaran dalam pendidikan politik bagi pemilih pemula, dan (3) Perilaku dan tindakan sebagai strategi memberikan pemahaman, kesadaran politik, dan partisipasi aktif dalam menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum. Hasil studi ini mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam menyelenggarakan pendidikan politik Pada Lembaga Pendidikan di Kabupaten Kolaka Timur didukung (1) faktor fasilitas pendidikan politik yakni tersedianya sarana fisik seperti ruangan pertemuan, perpustakaan, kualitas narasumber, kurikulum dan teknologi informasi dan komunikasi, (2) Faktor pola teknis penyelenggaraan, atas dukung tempat dan pengatur kegiatan yang terkoordinasi baik tim pelaksana maupun narasumber, (3) Faktor anggaran yakni belum mampu mendorong terlaksananya pendidikan politik di Sekolah Menengah Atas yang optimal, (4) Faktor kualitas yakni unsur pelaksana memiliki kualifikasi pendidikan belum optimal .
Strategi Pengembangan Wisata Kuliner di  Inolobunggadue Central Park (ICP) dalam Menggunakan Media Sosial Facebook sebagai Sarana Promosi Wisata di Kabupaten Konawe Sendy Felisyah Rande; Nartin Nartin; Muhamad Irfan Rama; Jefry Crisbiantoro
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan wisata kuliner di Inolobunggadue Central Park dalam memanfaatkan media sosial Facebook sebagai sarana promosi wisata di Kabupaten Konawe. Penelitian ini dilator belakangi oleh pentingnya pemanfaatan media social sebagai media promosi digital dalam meningkatkan daya tarik dan jumlah kunjungan wisatawan pada destinasi wisata kuliner. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengelola ICP, pelaku UMKM kuliner, dan pengunjung Kawasan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Facebook sebagai media promosi telah memberikan kontribusi dalam membangun citra dan memperkenalkan ICP sebagai destinasi wisata kuliner yang nyaman dan cocok untuk keluarga. Faktor pendukung dalam pemanfaatan Facebook meliputi kemudahan akses dan biaya promosi yang relative rendah. Sementaraitu, factor penghambat yang ditemukan adalah keterbatasan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan konten digital, kondisi infrastruktur internet yang belum sepenuhnya stabil, serta persaingan konten di media sosial. Oleh karena itu, diperlukan strategi promosi yang lebih terencana, peningkatan kompetensi SDM, serta penguatan kualitas konten agar pemanfaatan Facebook dapat lebih optimal dalam mendukung pengembangan wisata kuliner di Kabupaten Konawe.
Manajemen Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas Ueesi (Studi di Desa Ueesi Kecamatan Ueesi Kabupaten Kolaka Timur) Arlan Arlan; Muhamad Irfan Rama; Nartin Nartin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki tanggung jawab dalam menyelenggarakan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara efektif, efisien, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen pelayanan kesehatan pada Puskesmas Ueesi di Desa Ueesi, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Puskesmas, tenaga kesehatan, staf administrasi, serta masyarakat pengguna layanan kesehatan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelayanan kesehatan di Puskesmas Ueesi telah dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Meskipun demikian, pelaksanaan pelayanan masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan tenaga kesehatan, keterbatasan sarana dan prasarana medis, keterlambatan distribusi obat, serta kondisi geografis yang memengaruhi akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Dari aspek efektivitas, pelayanan telah mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan masyarakat, namun aspek efisiensi, aksesibilitas, dan peningkatan mutu pelayanan masih memerlukan perbaikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sumber daya manusia, peningkatan fasilitas kesehatan, koordinasi lintas sektor, serta evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah terpencil
Evaluasi Kinerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan Daerah Kabupaten Konawe Seskiya Seskiya; Muhamad Irfan Rama; Yuliana Musin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilitas politik merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah, sehingga peran Kesbangpol sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam pembinaan wawasan kebangsaan, pendidikan politik, dan deteksi dini konflik sosial menjadi sangat strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan terdiri atas Kepala Badan, kepala bidang, staf pelaksana, anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program stabilitas politik dilakukan melalui pendidikan politik masyarakat, fasilitasi dialog antar kelompok, pembinaan organisasi kemasyarakatan, serta penguatan deteksi dini konflik sosial. Berdasarkan indikator efektivitas, efisiensi, responsivitas, dan akuntabilitas, kinerja Kesbangpol tergolong baik, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis wilayah, serta pengaruh informasi tidak terverifikasi di media sosial. Faktor pendukung utama meliputi dukungan pemerintah daerah, kolaborasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pendidikan politik berbasis komunitas, optimalisasi peran FKDM, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja kelembagaan secara berkelanjutan.