Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan gaya kepemimpinan dan komunikasi dalam meningkatan kinerja karyawan pada Outlet Ayam Geprek dan Susu Kukusan 1 diDepok. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan lima orang informan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data Miles dan Huberman yang terdiri atas tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kepemimpinan di outlet tersebut masih menghadapi sejumlah kendala yang memerlukan perhatian. Beberapa karyawan menilai pembagian jadwal kerja maupun kesempatan lembur belum sepenuhnya merata sehingga memunculkan pandangan adanya perlakuan yang kurang adil. Selain itu, proses evaluasi kerja yang dilakukan pimpinan belum berjalan secara konsisten, sementara pemahaman terhadap kondisi operasional di lapangan dinilai masih perlu ditingkatkan. Dari aspek komunikasi kepemimpinan, proses penyampaian informasi dan arahan kerja telah berlangsung, namun efektivitasnya belum optimal. Hal ini terlihat dari masih adanya perbedaan persepsi mengenai pelaksanaan pekerjaan, dominannya pola komunikasi satu arah yang berfokus pada pemberian instruksi, serta belum konsistennya tindak lanjut terhadap saran maupun masukan yang disampaikan karyawan. Walaupun demikian, karyawan tetap mampu menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), menyelesaikan pekerjaan secara mandiri, serta melaksanakan tanggung jawab yang diberikan dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada aspek kepemimpinan dan komunikasi agar koordinasi kerja menjadi lebih efektif serta mampu mendukung peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026