Kebutuhan akan pupuk ramah lingkungan terus meningkat seiring dampak negatif penggunaan pupuk anorganik, sehingga limbah budidaya ikan berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber nutrien alternatif dalam bentuk Pupuk Organik Cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kandungan nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) pada POC yang berasal dari limbah air kolam ikan lele (Clarias gariepinus) dan ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Pembuatan POC dilakukan melalui fermentasi anaerob selama ±21 hari menggunakan EM4 dan molase, kemudian dilanjutkan dengan analisis kandungan nutrien di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC dari limbah air kolam ikan nila merah memiliki kandungan nitrogen (0,015%), fosfor (0,010%), dan kalium (0,056%) yang sedikit lebih tinggi dibandingkan POC dari limbah air kolam ikan lele, yaitu masing-masing sebesar 0,014%, 0,005%, dan 0,055%. Secara umum, kedua jenis POC menunjukkan kandungan kalium sebagai unsur dominan. Temuan ini mengindikasikan bahwa limbah budidaya ikan, khususnya dari ikan nila merah, berpotensi dimanfaatkan sebagai POC yang mendukung pertumbuhan tanaman, terutama pada fase generatif, sekaligus menjadi alternatif pengelolaan limbah perikanan yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026